Hikayat Tanjung Tanah, Bambang Widiatmoko
Bambang Widiatmoko
Hikayat Tanjung Tanah
Sampailah aku di sini, desa di lembah Kerinci
Setelah seharian menempuh perjalanan
Melewati bukit-bukit, melewati kaki gunung Kerinci
Melewati danau yang terasa penuh misteri
Di Tanjung Tanah - aku sejenak berhenti
Mengenang kejayaaan Melayu tujuh abad yang lalu
Masa kejayaan Maharaja Dharmasraya
Yang tertulis di manuskrip, di tanduk kerbau dan ruas bambu
Surat Incung sebagai bukti, tanah Melayu sudah lama dihuni.
Di Tanjung Tanah, aku melihat sisa peradaban
Tanah subur, anak sungai Tembesi, Merangin, Bungo dan Tebo
Mengalir menuju Batang Hari, mencatat puluhan kapal berlayar
Melayu jaya melalui perdagangan, berlimpah hasil bumi dari pedalaman
Tercatat dalam manuskrip Tanjung Tanah, Kerinci berasal dari nama bunga
Berkembang sekali dalam dua belas tahun, tanaman khas pegunungan Tamil
Melayu ulung sebagai pedagang antarbangsa, dari lada sampai gaharu
Dibawa dengan perahu melalui Batang Kuantan dan Kampar Kiri.
Dalam manuskrip Tanjung Tanah - tercatat peradaban Melayu tua
Negeri kaya raya membentang hingga dataran tinggi - bermula dari Kerinci.