HAJAT KEMENANGAN DI PELOSOK NEGERI Siti Suci Winarni, (058)
Siti Suci Winarni
HAJAT KEMENANGAN DI PELOSOK NEGERI
Di tanah sunyi ujung negeri
Sebatang pinang menjulang tinggi
Bagai tiang harapan menantang langit
Menyimpan hajat di lubuk hati
Merayakan kemerdekaan yang tak pernah sepi
Kain dan hadiah bergoyang ditiup angin
Bagai bintang yang menggoda mata di malam bening
Anak-anak negeri menatap dengan mata berbinar
Sementara doa menengadah ke langit harapan
Menancap kuat di dada yang penuh sabar
Licin batangnya laksana jalan kehidupan
Penuh tipu daya dan ujian
Namun tangan-tangan bersatu menjadi tali perekat
Menggapai mimpi setinggi mentari
Tak peduli luka, tak gentar jatuh berkali-kali
Sorak membahana memecah kesunyian
Bagai ombak mengguncang tepian
Tawa menjadi bunga di wajah pedesaan
dan keringat menjelma mutiara perjuangan
Mengalir bersama semangat persaudaraan
Satu demi satu tubuh merangkak naik
Bagai burung mengejar cakrawala
Bukan sekadar hadiah yang hendak diraih
Melainkan kemenangan yang lahir dari hati dan kebersamaan yang tak ternilai
Ketika sang juara akhirnya sampai di puncak
Langit seakan tersenyum menyambut langkah
Kain berkibar bagai sayap sang merah putih
Menjadi saksi bahwa harapan tak pernah letih
Meski negeri ini berdiri jauh dari gemerlap kota yang riuh
Wahai pelosok negeri, teruslah menyalakan cahaya
Sebab kemerdekaan hidup dalam setiap tawa
Panjat pinang hanyalah cermin sebuah cerita
Bahwa tangan yang bersatu mampu menembus angkasa
Kemenangan sejati ialah ketika kita berjaya bersama
Bandung, 150826