Hafney Maulana

Hafney Maulana, lahir di Sungai Luar, Riau, 14 September 1965. Karya puisinya dimuat dalam antologi puisi bersama, antara lain: Antologi Penyair Abad 21 (1996), Antologi Puisi Indonesia 1997 (1997), Amsal Sebuah Patung (1997), Resonansi Indonesia (2000), Membaca Hujan di Bulan Purnama (2019), Mata Air Hujan di Bulan Purnama (2920), Para Penyintas Makna (2021), Seribu Tahun Lagi (2021), Upacara Tanah Puisi (2022), Larung (2023) dan puluhan antologi puisi lainnya.
Kumpulan puisi tunggalnya terkumpul dalam: Ijab Kabul Pengantin (2012), Nikah Hari (2016), Memetik Cahaya (2017), Izinkan Aku Menjelujur Kata (2020), The Game of light (2022)
Menerima Anugrah Pemangku Seni dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Riau (2014).
Puisi terbaik dalam Antologi 1000 Puisi Guru SE Asean: Tentang Sebuah Buku dan Rahasia Ilmu, ( Rumah Seni Asnur 2018). Sekarang menetap di Tembilahan. Riau.