Gunung Sirimau Dalam Puisi, Firman Wally
Firman Wally
Gunung Sirimau Dalam Puisi
konon beberapa tahun lalu
gunung yang asri itu
tumbuh menghijau
selalu didatangi para wisatawan
dari berbagai penjuru
gunung yang tingginya mencapai
enam ratus meter di atas permukaan
laut membiru
dengan memberi daya tarik
tersendiri dari jaman dahulu
di sana kau dapat menyaksikan
teluk ambon yang indah dengan matamu
yang telanjang
lalu dipeluk oleh pasir pantai memutih
nyiur melambai, angin membelai
dari gunung yang menghijau itu
tumbuhlah sejarah
akan tempayan tua
di dalamnya air tergenang dengan tenang
yang tak pernah kering
meskipun kemarau panjang menjelang
walaupun dipakai minum berkali-kali
tempayan itu tak pernah kering
selalu terisi secara mistik
Berangkat dari itu
asal muasal pada jaman dahulu kala
hiduplah bebarapa keluarga
mereka membahu di puncak gunung
keluarga itu dikenal sangat ramah
terutama dalam menjamu tamu yang datang dari berbagai daerah
Pada suatu ketika
keluarga tersebut didatangi tamu
lalu keluarga yang memiliki
keremahan hati itu
menawarkan siri kepada tamu
: mau siri?
: siri, mau
dari jual berli percakapan itu
maka dari situ terciptalah
gunung sirimau
dengan tempayan dari desa soraya
yang tak pernah kering diisap jaman
tempayan soya
gunung sirimau
menjadi cerita legenda rakyat maluku
Tahoku, 11 Januari 2021