Epos Raden Alit, Ence Sumirat
Ence Sumirat
Epos Raden Alit Prawatasari*
Lebih baik mati berdiri
Daripada hidup dijajah
Sebab marwah kemanusiaan harus dipertahankan
Sebab nilai kebenaran harus diperjuangkan
Peluh, darah dan air mata rakyat telanjur tumpah
Atas nama keserakahan dan nafsu durjana penjajahan
Yang mencenkeramkan kuku di tubuh kerinduan
Dimana tanam paksa cuma merampas kopi
Tanpa izin kepada pribumi
Enyahlah bangsat
Dari kaki menginjak
Setiap jengkal tanah
Kehormatan tak menyerah
Kau gelorakan massa
Dengan ruh jihad menyala
Yang disulut ditiap dada
Hingga depan raung kompeni
Harga diri bangsa tegak berdiri
2022
*Pahlawan, ulama Cianjur yang berjuang melawan VOC
Ence Sumirat
Membaca Lutung Kasarung*
Saat kebencian ditebar
Dan ambisi kekuasaan merasuk
Berbagai cara dihalalkan
Dari mulai tersembunyi
Hingga yang kasat mata
Adalah Purbasari berhati suci
Membersihkan kotoran dengan nurani
Senyum tebar ia kemana – mana
Cinta terus menyala
Dipeluknya Purbararang sang kakak
Yang telah lama memendam kecewa
Lalu diperlakukan secara istimewa
Seolah tak pernah berdosa
Dibantu Guruminda berhati mulia
Walau bukan rupa manusia
Tapi kebenaran dikedepankan
Hingga akhirnya kebahagiaan terwujudkan
Dalam kesempurnaan sebuah kerajaan
Hidup sejahtera, aman dan bahagia dalam dekapan
2022
*Cerita legenda rakyat dari Jawa Barat