043. Di Bawah Payung Masjid Nabawi, Rosmita
Rosmita
Di Bawah Payung Masjid Nabawi
Lembut angina Madinah menyentuh wajahku
Membawa wangi yang tak pernah pudar
Aku menatap paying-payung besar itu
Dan merasa seolah diselimuti doa
Ya Rasulullah aku dating deangan rindu
Rindu yang tak mampu kubahasakan
Airmataku gugurbegitu saja
Saat salamku terucap dsi makammu
Rabbku betapa engkau memuliakan kekasih-Mu
Hingga hatikuikut luluh karena cinta itu
Di bawah paying Nabawi aku mengerti
Bahwa rindu pun adalah ibadah.
Madinah 2025
Rosmita, *adalah sastrawan Indonesia lahir di Aceh 20 April penyair ini tingal di Jambi karyanya berjudul Saat Doa Menjadi Air Mata dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia
*