DI BALIK LENSA BIRU PUTIH, Sunawi Nawi
Sunawi Nawi
Masa sekolah coretan paling riuh
Juga paling indah yang pernah kita lukis bersama
Paling meresahkan bagi yang belum sampai
Pelajaran matematika ada yang menjadi momok
Sehingga waktu akan berangkat sekolah ada rasa was-was
Lensa biru putih memutar kembali mesin waktu
Menjemput pulang barangkali ada ingatan berdebu
Segala rasa bermuara
Tentang tegangnya rumus matematika
Senyumnya praktikum biologi fisika
Tiada berkenannya guru pabila kurang diperhatikan
Peringai yang macam macam menyadari
Tentang hangatnya kebersamaan di tenda pramuka
Harumya ruang praktek memasak
Hinggap peluh yang luruh di lapangan olahraga
Meski rumus dan praktikum kadang menyiksa dada
Di sana pulalah tawa kita pecah membahana
Ada rasa murung dan gembira
Bagi yang bisa malah menyenangkan
Kini lensa itu menjauh
Menyisakan rindu yang tak kunjung sembuh
Terimakasih kasih putih biru yang penuh cerita
Kau akan selalu menjadi pelengkap sketsa berharga
Kenangan indah sedih gembira marah
Di lensa itu sudah bisa membawa artinya
Tamantirto Kasihan Bantul Yogyakarta dalam kenangan 12 September 1984