Bintang, Sari Banowati

Sari Banowati

Bintang

Hening malam
Bintang bintang bertaburan
Serupa butiran tasbih berserakan
Membawa dzikir dan doa ke atas Sana
Belum teruntai
Belum selesai
Silir angin jeda sejenak
Daun daun tak bergerak
Malam terasa syahdu
Menyusup ke dalam kalbu
Dalam renungan malam
Separuh bayang bulan di kabut kelam
Kubayangkan tubuhku seringan kapas
Mengelola napas
Memasuki lorong Sukma jatining Urip
Menembus waktu masa lalu
Saat hidup tak kupahami
Saat hidup adalah keinginan sebatas dunia
Sukmaku terbentur pada bayang semu
Fatamorgana resah gelisah
Memetik sekuntum mawar penuh duri tak peduli
Menggores luka batin
Tinggalkan wangi dan keindahan mawar
Terkapar
Hanya noktah cahaya yang kugenggam
Semakin membesar bercahaya indah menuntun jalan kelam gelap sunyi
Yang mengajarkan bahwa hidup harus lebih baik dari kemarin
Dan lusa harus lebih baik dari hari ini
Ku tembus perjalanan waktu
Ter perangah sejenak melihat Asma Mu
Malam dengan seribu bintang
Bulan separuh bayang terpantul di cermin hati
Membawaku pada kesadaran
Hidup kan kehilangan bayangan
Cikampek, 5 Oktober 2026