BINGKISAN AGUSTUS, Malik (024)
** Malik**
BINGKISAN AGUSTUS
(segmen: menggugat keadilan hukum)
Hukum adalah Panglima
penguasa timbangan keadilan
tua, berkarat dan lebih sering istirahat tapi neraca nya tetap, di kiri dan kanan.
Frasa manusia purba
menyebutnya; "adil"
Ia tidak kenal nama besar.
Ia tidak kenal rekening tebal.
Hari ini,
hukum diterjemahkan algoritma.
namanya diubah jadi "Rasa Adil".
bisa disetting lentur dan fleksibel
bisa di update sesuai deposit.
Ia tidak lagi menimbang keadilan
ia memindai barcode pembenaran
scanner nya pembaca transfer
kebenaran di pindai sesuai order.
Keadilan jadi pengangguran.
ia di-PHK oleh barcode pembenaran
orang mulai lupa wajah hukum
dan rasa adil jadi gosip zaman.
Merdeka jadi kelihatan pincang
limbung makin condong ke seberang
neraca hukum dijadikan cuan pelindung
keadilan merdeka semakin di pasung.
Medan, 08 Agustus 2026
Malik *adalah nama panggilan kecil dari penulis kelahiran kota Medan. Pria asli anak Suku Koto dari Maninjau Sumatera Barat ini sudah hobi menulis sejak kecil dan tertarik menulis sastra puisi sejak SMP kala ia menulis puisi pertamanya untuk menyatakan "Cinta Monyet"
Sejak itu lelaki ini terjun bebas ke ranah sastra puisi hingga hari ini banyak tergabung dalam antologi puisi bersama sahabat medsos Facebook. Diantaranya antologi Bukit Tinggi Ambo Disiko, Pelangi Sukma, Indonesia Berbisik, Indonesia Tanah Air Beta, dan sejumlah banyak antologi puisi lainnya.
Penulis dapat di hubungi melalui kontak hp/wa di 082166464355 atau link Facebook *.