AROMA GULAI PUASA A.Rahim Eltara
AROMA GULAI PUASA
A.Rahim Eltara
Sebentar lagi,
Ramadan akan lahir,
dari kandungan langit,
menabur benih fitrah,
menyucikan jiwa,
dan rumah cahaya itu,
berdenyut ayat-ayat firman,
dengan napas sewangi surga.
Siang dan malam,
zikir menyala,
jiwa tersungkur,
takluk dalam seribu sujud,
hati putih bertadarus,
menuju khatam.
Dari dapur ibu,
gulai puasa beraroma maghfirah
di saji dengan cinta istikamah.
Sumbawa, 16/02/2026