AKULAH YANG TERBAWAH Imron Bintang (052)

Imron Bintang

AKULAH YANG TERBAWAH

sama-sama berjuang
menaklukkan licin batang pinang
akulah yang terbawah
berbadan lusuh dan lungkrah
penyangga kiprah dan ambisi
untuk mencapai puncak tertinggi
menggapai panji-panji
kemenangan
atas dasar komitmen bersama
atas nama perjuangan bersama
kalian leluasa
menjejak punggung
pundak dan kepalaku
aku hanya meringis tertekan
menahan beban gerak kalian
berundak-undak
akulah yang terbawah
berotot kukuh kaum buruh
bersabar luas bumi kaum petani
bersemangat tempur kaum nelayan
penopang utama strategi perjuangan
yang tidak pernah diperhitungkan
sepuluh windu lebih berupaya keras
merambat batang pinang ke atas
masih saja aku menjadi alas
bagi kalian yang di atas,
selalu terhimpit keras
dan tertindas
terbenam dalam kepasrahan
kuangkat daguku pelan-pelan
di manakah kemerdekaan
yang sedang kita rayakan?

Weleri, 13 Agustus 2026

Imron Bintang, Kendal 14 Nopember 1969. Seorang pedagang keliling yang gemar sekali menulis puisi. Sebagian karyanya terhimpun dalam antologi Ketika Dalam Keheningan, Puisi Religi 1 dan 2, Lampion Merah Dadu, Penyair Facebook Indonesia, Undert The Moon.