036. Gonggongan Anjing, Ami Budi Arsih

Ami Budi Arsih

Gonggongan Anjing

Gonggongan anjing itu menyalak
Pencaci-pencaci itu merasa suci

Telingaku tak pernah minta disuapi
Raga tak pernah minta dibelaskasihi

Jalan kita berbeda,meski
Tinggal di bawah langit yang sama

Langkah kita tak sama, meski
Tujuan hidup kita satu

Amar makruf nahyi mungkar
Tak mesti saling cibir

Hidup berkasih sayang
Tak harus saling menyanjung

Buka mata lapangkan hati
Menerima setiap perbedaan

Bukankah pelangi tampak indah
Tatkala warna yang berlainan
Bisa serasi berdampingan

Tsm, 12-05-2020


Ami Budi Arsih, *adalah sastrawan Indonesia lahir di Tasikmalaya, 16 Juni 1966 penyair ini tingal di Cirebon karyanya berjudul Titik Cahaya dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia *