004. Teluk Benoa, Sthiraprana Duarsa

Sthiraprana Duarsa

Teluk Benoa

Dimana kini muara
Tempat aku biasa mencumbu laut
Diamana kini camar
Menyanyikan lagu yang samar

Segala sesuatu telah senyap
Pulau-pulau baru mengapung
Mengaburkan jalanku
Tanpa jejak

Pantai telah pergi
Menuju kedalaman gelombang samudra
Dan tak pernah kembali.


Sthiraprana Duarsa, *adalah sastrawan Indonesia lahir di Denpasar, Bali, 9 Februari 1964 penyair ini tingal di Denpasar karyanya berjudul Di Bawah Bayang-bayang Tuhan dipamerkan dalam Pameran Nasional Antologi 2026 Lumbung Puisi Sastrawan Indonesia *